Pengaruh Pemberian Range Of Motion Pasif Terhadap Kemampuan Gerak Pasien Post Orif
The Effect of Passive Range of Motion Exercises on the Movement Ability of Post-ORIF Patients
DOI:
https://doi.org/10.54004/join.v5i2.572Keywords:
Kemampuan Gerak, Post ORIF, Range of Motion PasifAbstract
Latar Belakang: Fraktur di kaki/tungkai (femur, tibia, fibula) secara langsung mengganggu kemampuan mobilitas pasien. Imobilisasi jangka panjang dapat memicu komplikasi serius, seperti nonunion, malunion, infeksi berat (osteomyelitis). Oleh karena itu dibutuhkan terapi yang dapat meningkatkan kemampuan gerak seperti Range of Motion (ROM) baik secara aktif dan juga pasif. Tujuan penelitian: menganalisis pengaruh pemberian Range of Motion (ROM) pasif terhadap kemampuan gerak pasien post Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) di Ruangan Sandat RSUD Bali Mandara. Metode: Desain penelitian pre-experimental one group pretest-postest design. Populasi penelitian adalah pasien pemasangan ORIF dalam tiga bulan terakhir di RSUD Bali Mandara )yaitu 48 orang pasien. Sampel berjumlah 30 responden dan data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Paired sampel T-Test. Hasil: Pada saat pretest rentang gerak minimum adalah 350 dan maksimum adalah 900 dengan mean 64,0. Nilai posttest rentang gerak minimum adalah 500 dan maksimum adalah 1350 dengan mean 92,0. Nilai p value adalah 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian Range of Motion (ROM) pasif terhadap kemampuan gerak pasien post ORIF di Ruangan Sandat RSUD Bali. Saran: diharapkan pihak RSUD Bali Mandara dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan melalui penerapan latihan ROM pasif secara rutin pada pasien post ORIF.
References
Aisiyah, A. N. (2021). Pengaruh Range of Motion (Cylindrical Grip) Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke [Skripsi]. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Alfaruq M. B., & Maliya A. (2024). Passive Rom Therapy to Improve Muscle Strength in Post-Op Upper/Lower Extremity Patients: a Case Study. International Journal of Health and Medicine, 1(4), 53–62.
Andri, J., Febriawati, H., Padila, P., J, H., & Susmita, R. (2020). Nyeri pada Pasien Post Op Fraktur Ekstremitas Bawah dengan Pelaksanaan Mobilisasi dan Ambulasi Dini. Journal of Telenursing (JOTING), 2(1), 61–70. https://doi.org/10.31539/joting.v2i1.1129
Ardiyani. (2020). Hubungan Pemberian Latihan Range of Motion Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Post Operasi Fraktur Tertutup Di Ruangan Rawat Inap RS Bhayangkara Hasta Brata Batu [Skripsi]. Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Dinkes Prov. Bali. (2023). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Fatmawati. (2022). Pengaruh Latihan Range of Motion Terhadap Resiko Jatuh Pada Pasien Post Stroke Non Hemoragik Di Poli Saraf RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun [Skripsi]. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika.
Helty. (2024). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah: Sistem Muskuloskeletal. NEM. (1st ed., Vol. 1). EGC.
Hendayani, L. W., & Amalia, R. F. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Tn. Y post op orif 1/3 Distal Fraktur Femur Terbuka. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses Kajian Keperawatan), 1(1), 20–26.
Hendro Mustaqim, Rizal, F., & Studi Pendidikan Dokter, P. (2021). Pengetahuan Perawat Tentang Fase Penyembuhan Fraktur Post Open Reducation Internal Fixation (ORIF) di Ruang Raudhah 6 dan 7 RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jurnal Sains Riset, 11(2), 374–382.
Hidayat, N., Malik, A. A., & Nugraha, Y. (2022). Assistancy in Nursing Care Of Medical Surgical Nursing For Patients With Musculoskeletal System Disoders (Femur Fracture) in Anggrek Room, General Hospital of Banjar City. Inspirasi Masyarakat Madani, 2(2), 52–87.
Johnson, D. O., Moruf, B. Y., Popoola, S. O., Obafemi, W. K., Waheed, B. O., Kehinde, S. O., & Oduwole, O. A. (2022). Awareness And Use Of Surgical Checklist Among Theatre Users At Ekiti State University Teaching Hospital, Ado Ekiti, Nigeria. Nigerian Journal Of Surgery, 2(2), 52–87.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023: Hasil Utama.
Kepel, F. R., Lengkong, A. C., Manado, S. R., Ortopaedi, D., Bagian, T., Bedah, I., Kedokteran, F., Sam, U., & Manado, R. (2020). Fraktur Geriatrik. E Clinic, 8(2), 203–210.
Kristin, Sasmito, & Hidayanti. (2024). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Menggunakan SDKI, SIKI, SLKI. PT.Sonpedia Publishing Indonesia.
Kurniawan B. A., Anik I., & Senja A. S. (2023). Penerapan Teknik ROM (Range of Motion) Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Pada Pasien Post Op. Fraktur. Jurnal Cendikia Muda, 3(1), 138–143.
Nadya, R., & Soesanti, F. (2021). Sindrom McCune Albright Dengan Manifestasi Fraktur Berulang. Majalah Kedokteran UKI, 36(1), 24–32.
Oktaviani, L. A. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Klien Post Operasi Fraktur Dengan Masalah Hambatan Mobilitas Fisik di Ruang Melati RSUD Bangil Pasuruan [Thesis]. STIKes Insan Cendekia Medika Jombang.
Platini, H., Chaidir, R., & Rahayu, U. (2020). Karakteristik Pasien Fraktur Ekstermitas Bawah. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 7(1), 49–53.
Priono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. 1st ed. (1st ed., Vol. 1). Widya Gama Press.
Rahmawati Salsa. (2022). Pengaruh Pemberian Terapi Audio Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Operasi:Literature Review Pengaruh Pemberian Terapi Guided Imagery Terhadap Penurunan Skala Nyeri Post Operasi:Literature Review Naskah Publikasi. [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Magelang.
Rino, M., & Fajri, J. A. (2021). Pengaruh Range of Motion Aktif Terhadap Pemulihan Kekuatan Otot dan Sendi Pasien Post Op Fraktur Ekstremitas di Wilayah Kerja Muara Kumpeh. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), 10(2), 325–330.
RSUD Bali mandara. (2026). Laporan Register Ruang Sandat RSUD Bali mandara.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian (1st ed.) (1st ed., Vol. 1). Penerbit KBM Indonesia.
Santhi, P. K. M. (2020). Gambaran asuhan keperawatan pada pasien post operasi Open Reduction Internal Fixation fraktur ekstremitas bawah dengan nyeri akut di Ruang Sandat BRSU Tabanan tahun 2020 [Thesis]. Poltekkes Denpasar.
Sihotang, H. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif (1st ed.) (1st ed., Vol. 1). Universitas Kristen Indonesia Press.
Sriwarni K. G. (2019). Pengaruh Range of Motion Aktif-Assistif Latihan Fungsional Tangan Terhadap Rentang Gerak Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoraguk Di RSUP Haji Adam Malik [Skripsi]. STIKes Santa Elisabeth.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods) (1st ed., Vol. 2). CV Alfabeta.
Suriya, M., & Zuriati. (2020). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Gangguan pada Sistem Muskuloskeletal Aplikasi Nanda NIC & NOC (1st ed., Vol. 1). Pustaka Galeri Mandiri.
Syahrim, E. P., Wahdaniyah, Ulfah Azhar, & Risnah, R. (2019). Efektifitas Latihan Rom Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke: Study Systematic Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(3), 186–191.
Syapitri, H., Amila, & J. Aritonang. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. 1st ed. (1st ed., Vol. 1). Ahli media Press.
Syokumawena, Mediarti, D., & Janianti, N. (2020). Implementasi Keperawatan Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 2(2), 52–59.
Tanoto, W. (2022). Manajemen Nyeri Post Op Fraktur Di Rsud Mardi Waluyo Blitar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendekia, 2(2), 12–20.
Wahyuni, T. D. (2021). Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Muskuloskeletal (1st ed., Vol. 1). NEM.
WHO. (2024). Fragility fractures. World Health Organization.
Wicaksono. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif (1st ed., Vol. 1). Pradina Pustaka.
Potter, P.A., & Perry, A.G. (2021). Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 9. Vol 2. Jakarta: EGC.
Purwandi. (2021). Efektivitas Range Of Motion Terhadap Peningkatan Mobilitas Fisik Pasien Post Operasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(2), 88-95.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 I Komang Eddy Phurnamayasa, Ni Wayan Trisnadewi , Ni Wayan Suniyadewi , Moh. Fairus Abadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





