Latihan Meremas Bola Efektif Dalam Mengatasi Gangguan Fungsional Ekstremitas Pada Pasien Pasca Stroke Non Hemoragic

Ball Squeezing Exercises Are Effective in Overcoming Functional Extremity Disorders in Post-Non-Hemorrhagic Stroke Patients

Authors

  • Muhammad Said Abdullah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Nadya Resiana Novianty Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Diana Pefbrianti STIKES Intan Martapura
  • Asni Hasaini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Sazkia Ramadani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Nor Aliza Ramadani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54004/join.v4i2.420

Keywords:

Ganggua Fungsional, Latihan Motorik Halus, Stroke Non Hemoragik

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi stroke non hemoragic di Kabupaten Banjar tahun 2024 menduduki peringkat 2 dari seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Kelemahan anggota gerak pada klien stroke non hemoragic dapat mempengaruhi kekuatan otot, melemahnya otot disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke otak yang menjadi penyebab gangguan fungsional.

Tujuan: Tujuan pnelitian menganalisis efektifitas latihan motorik halus meremas bola terhadap penurunan gangguan fungsional ekstremitas atas pada pasien stroke non hemoragic di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur.

Metode: Desain Penelitian yang digunakan merupakan eksperimental one group pretest postest. Dengan populasi di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur sebanyak 36 orang, menggunakan teknik purposive sampling dan besar sampel dalam penelitian ini sebanyak penelitian ini 15 responden yang diberikan intervensi dan latihan meremas bola, Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini ialah kuesioner Wrist Hand Disability Index (WHDI) analisis bivariat uji statistic Wilxocon Signed Rank Test.

Hasil: nilai Mean pada skor gangguan fungsional yang dibagi dalam kategori derajat ketergantungan WHDI saat Pre-test sebesar 61,60 dengan standar deviasi 19,364 dan mengalami penurunan setelah diberikan terapi Latihan meremas bola pada pasien pasca stroke non hemoragic diperoleh mean sebesar 36,27 dengan standar deviasi sebesar 16,714. Hasil penelitian menunjukan bahwa latihan motorik halus meremas bola efektif terhadap penurunan gangguan fungsional ekstremitas atas pada pasien pasca stroke non hemoragic di wilayah kerja puskesmas martapura timur dengan nilai ρ (ρ=0,001) ≤ (α=0,05).

Kesimpulan: Dari penelitian ini diperolah hasil latihan motorik halus meremas bola efektif terhadap penurunan gangguan fungsional ekstremitas atas pada pasien pasca stroke non hemoragic serta terjadi penurunan gangguan fungsi pada ekstremitas atas responden.

References

Ayu Septiandini Dyah. (2023), Asuhan Keperawatan Pada Klien Yang Mengalami Stroke Non Hemoragik Dengan Hambatan Mobilitas Fisik Di Ruang ICU RSUD Salatiga, Program Studi D3 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kusuma Husada Surakarta

Azizah, S. N., Ayubbana, S., & Immawati. (2024). “Penerapan Range Of Motion (ROM) Genggam Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pasien Pasca Stroke Non Hemoragik”. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 456–463

Kemenkes. (2024). Stroke Tak Kenal usia: Mitos atau Fakta. https://p2ptm. Kemkes .go.id/ informasi-p2ptm/ stroke-tak-kenal-usia-mitos-dan-fakta-penting-yang-perlu-kita-ketahui

Kusuma, A. P., Utami, I. T., & Purwono, J. (2022). Pengaruh Terapi “Menggenggam Bola Karet Bergerigi” Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Diukur Menggunakan Hangryp Dynamometer Di Ruang Syaraf RSUD Jend A Yani Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 17–23.

Rahmawati, Ida, Juksen, Loren, Triana, Neni, Zulfikar. (2022). “Peningkatan Kekuatan Motorik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Menggenggam Bola Karet: Systematic Review”. Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol.08 No.01 April 2022

Santoso Lois Elita, (2018). “Peningkatan Kekuatan Motorik Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Latihan Menggenggam Bola Karet”. Program Studi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang.

Smeltzer, S.C. Bare, B.G. (2023). Buku ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner, edisi 8 oleh Aner & Suddarth, diterbitkan oleh penerbit EGC di Jakarta

Utama, Y. A., & Nainggolan, S. S. (2022). Faktor Resiko yang Mempengaruhi Kejadian Stroke: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 549. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1950

Pefbrianti, D. dkk. 2023. Hubungan aktivitas fisik lansia dengan tekanan darah. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 7 No. 1. ISSN. 2623-1581.

Pefbrianti, D. dkk. 2023. Pengaruh senam defansi terhadap penurunan tekanan darah dan kemandirian pada lansia. Profesional Health Journal. Vol 5. No. 1.

Pradana, H. P., & Faradisi, F. (2021). Penerapan Latihan ROM (Range Of Motion) Terhadap Rentang Gerak Ekstremitas Pada Pasien Stroke. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan (Vol. 1, pp. 760-765).

PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta : Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia

WHO. (2022). World Stroke Day 2022. World Health Organization.

Published

2026-02-12

How to Cite

Abdullah , M. S. ., Novianty, N. R. ., Pefbrianti, D., Hasaini, A. ., Ramadani, S. ., & Ramadani, N. A. . (2026). Latihan Meremas Bola Efektif Dalam Mengatasi Gangguan Fungsional Ekstremitas Pada Pasien Pasca Stroke Non Hemoragic: Ball Squeezing Exercises Are Effective in Overcoming Functional Extremity Disorders in Post-Non-Hemorrhagic Stroke Patients. Journal of Intan Nursing, 4(2), 55-59. https://doi.org/10.54004/join.v4i2.420