Pengalaman Ibu Merawat Balita Dengan Diare: Studi Kualitatif
Mothers' Experiences in Caring for Toddlers with Diarrhea: A Qualitative Study
DOI:
https://doi.org/10.54004/join.v4i2.422Keywords:
Pengalaman Ibu, Diare, Balita, Fenomenologi, PerawatanAbstract
Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas pada balita dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti dehidrasi. Ibu sebagai pengasuh utama memiliki peran sentral dalam penanganan awal diare di rumah. Namun, kajian yang mengeksplorasi pengalaman ibu secara mendalam dalam merawat balita dengan diare masih terbatas, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dalam merawat balita yang mengalami diare, meliputi aspek penanganan, kendala, respon emosional, dukungan keluarga, dan upaya pencegahan.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Partisipan sebanyak 12 ibu dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 127 ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi.
Hasil: Analisis data menghasilkan lima tema utama, yaitu: (1) penanganan diare di rumah secara farmakologis dan nonfarmakologis, termasuk penggunaan pengobatan tradisional; (2) kendala dalam perawatan, seperti kelelahan fisik dan tekanan emosional; (3) respon ibu berupa kecemasan, kepanikan, dan upaya pencarian informasi; (4) dukungan keluarga sebagai faktor penguat dalam proses perawatan; dan (5) upaya pencegahan melalui peningkatan kebersihan makanan dan minuman anak.
Kesimpulan: Pengalaman ibu dalam merawat balita dengan diare dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, kondisi emosional, serta dukungan sosial keluarga. Edukasi berbasis keluarga dan penguatan peran tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan ketepatan penanganan diare dan mencegah komplikasi pada balita.
References
Cahyanto, H. N. (2022). Analisis Pengaruh Terapi Jus Jambu Biji dan Madu dalam Menurunkan Frekuensi Buang Air Besar pada Anak Pra Sekolah (Usia 4-5 Tahun) yang Mengalami Diare Akut. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 2(2).
Cantika, C., Mita, & Pramana, Y. (2024). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kecamatan Pontianak Utara. Jurnal Keperawatan BSI, 12(2), 128–137.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry & research design choosing among five approachs. Sage Publication.
Ikasari, F. S., Maria, I. M., Chrisnawati, Nugraha, F. S., Abdillah, A. R., Kirana, C. I. A., & Wirandi, M. (2024). Mother’s experience of caring for children with stunting in the riverside of Banjar Regency. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 11(7), 2666–2682. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i11.6231
Khofifah, N., Yuniarti and Rizani, A. (2023). Hubungan status gizi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar. Jurnal Skala Kesehatan, 2(14), 111–118. https://doi.org/10.31964/jsk.v14i2.399
Kurniawati, R. D., & Abiyyah, S. F. (2021). Analisis Sanitasi Dasar Lingkungan Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Babakansari Kecamatan Kiaracondong Bandung. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 4(1), 75–84. https://doi.org/10.33096/woh.v4i1.683.
Margaretta, S. S. et al. (2024). Peningkatan Pengetahuan Penatalaksanaan Dehidrasi Pada Ibu Dengan Balita Riwayat Diare. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 1(11), 52–62. https://doi.org/10.56710/wiyata.v11i1.820
Melliya, G. (2023). The Influence Of Giving Education About Diarrhea On Mother Level Of Knowledge In Diarrhea Prevention In Children. Journal of Nursing and Midwifery Sciences, 2(2).
Muhsinin et al. (2024). Optimalisasi Kesehatan Anak Melalui Program Edukasi Pencegahan Diare. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 67–72.
Oktariana, M. (2023). Hubungan Status Gizi dan Status Imunisasi dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(2), 198–206. https://doi.org/10.22437/jini.v4i2.27518.
Pebriani, T.D., Yuliza, E. and Syifah, N. (2022). PHBS Cuci Tangan Mempengaruhi Angka Kejadian Diare. Journal of Nursing Education and Practice, 3(1), 96–101. https://doi.org/10.53801/jnep.v1i3.57.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2012). Nursing research generating and assessing evidence for nursing practice (9th ed.).
Sapitri, A., Nurhidayati, L. G., & Pramiastuti, O. (2024). Uji Aktivitas Kombinasi Jus Buah Nanas (Ananas comocus L.) dan Jus Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Pencahar terhadap Mencit Putih Jantan (Mus musculus L.). Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia, 2(1), 59–65.
Sari, N., Karjoso, T. K., Devis, Y., Dewi, O., & Priwahyuni, Y. (2022). Analisis Faktor Perilaku Ibu terhadap Pencegahan Penyakit Diare pada Balita di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 14(1), 40–55.
WHO. (2024). Penyakit diare. World Health Organization.
Yuniantari, N. W., Septiari, I. G. A. A., & Tunas, I. K. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Dan Pengobatan Diare Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Margai. Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak), 5(1), 1–10.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Jumiyati Jumiyati, Filia Sofiani Ikasari, Insana Maria, Rusdiana Rusdiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





