Peningkatan Kemandirian Lansia dalam Perawatan Personal Hygiene di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Prov. Kalimantan Selatan
Improving the Independence of the Elderly in Personal Hygiene Care at the Budi Sejahtera Social Protection and Rehabilitation Center for the Elderly (PPRSLU) in South Kalimantan Province
DOI:
https://doi.org/10.54004/jpim.v2i1.499Keywords:
elderly; personal hygiene; Health EducationAbstract
Berdasarkan data dari populasi lansia di Indonesia di perkirakan hampir 68% dari jumlah lansia mengalami personal hygiene yang kurang baik, lansia tidak mampu memenuhi kebutuhan personal hygiene. Perawatan personal hygiene harus menjadi prioritas utama bagi lansia karena dengan personal hygiene yang baik membuat lansia memiliki risiko rendah untuk mengalami penyakit infeksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perawatan personal hygiene pada lansia di PPRSLU Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan dilakukan di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Prov. Kalimantan Selatan. dengan melibatkan 59 lansia. Pendidikan Kesehatan tentang perawatan personal hygiene diberikan kemudian dilaksanakan demonstrasi perawatan personal hygiene. Evaluasi dilakukan setelah selesai dilakukannya kegiatan. Mayoritas partisipan berusia 60-69 tahun (52.5%) dan didominasi oleh perempuan (52.5%), mayoritas Pendidikan yaitu tidak sekolah (71.2%), dan status duda/janda (91.5%). Hasil pengetahuan tentang perawatan personal hygiene mayoritas cukup (45.8%). Perawatan personal hygiene penting dilakukan dalam meningkatkan pemahaman lansia tentang personal hygiene dan kebersihan diri lansia serta dapat menghindari penyakit akibat kebersihan diri yang kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan ditambahkan dalam kegiatan harian panti.
References
Buana, C., Tarwoto, T., Bakara, D. M., Sutriyanti, Y., & Sridiany, S. (2023). Implementasi Health Believe Models Dalam Perilaku Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus. Quality : Jurnal Kesehatan, 17(1), 10–18. https://doi.org/10.36082/qjk.v17i1.875
Fahruddin, S. G. F., Diorarta, R., Rahayu, H., & Pamungkas, E. D. (2025). Personal Hygiene untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 9–15. https://doi.org/10.47575/apma.v5i1.681
Glanz, Karen., Rimer, B. K. ., & Viswanath, K. . (2015). Health behavior : theory, research, and practice. Jossey-Bass.
Hardoyo., T. S. , W. W. P. & S. (2019, February). Faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene. Wellness and Healthy Magazine.
Huda, N. , K. H. (2015). Nanda NIC-NOC aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis. (Vol. 2). Mediaction.
Kemenkes BKPK. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. Kementrian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan;
Novitasari, D. (2017). Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Skabies. Poltekkes Kemenkes Surabaya.
Utami, L., Dani, H., Warsinah, W., Sulastina, N. A., & Kirana, Y. (2024). Hubungan Personal Hygiene Terhadap Keberadaan Jamur Candida Albicans Penyebab Gejala Keputihan Pada Urin Mahasiswi di Perguruan Tinggi XXXX Tahun 2024. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 1002–1013. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.955
WHO. (2020). UN Decade of Healthy Ageing: Plan of Action.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Diana Pefbrianti, Norhamidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



