ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN CEDERA OTAK BERAT DI RUANG INTENSIF CARE UNIT RSUD DR. SOEROTO NGAWI
NURSING CARE FOR PATIENTS WITH SEVERE BRAIN INJURY IN THE INTENSIVE CARE UNIT OF DR. SOEROTO NGAWI REGIONAL HOSPITAL
DOI:
https://doi.org/10.54004/jiha.v2i2.356Keywords:
Asuhan Keperawatan, Cedera Otak Berat, Pasien, ICUAbstract
Latar belakang : Cedera otak berat merupakan suatu kondisi dimana pasien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS 3-8 selama lebih dari 24 jam dan pasien juga mengalami penurunan neurologis. Prevalensi cedera otak di Indonesia berdasarkan hasil riset Kesehatan Dasar tahun 2018 penduduk Indonesia menderita cedera otak rata-rata sebesar 11,9% dari 1,2 juta jiwa Tujuan: menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosa medis Cedera Otak Berat (COB) di Ruang ICU RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Kasus : yang digunakan adalah studi kasus. Sampel berjumlah satu orang di Ruang ICU RSUD Dr. Seoroto Ngawi. Pengumpulan data melalui analisis pengkajian primer dan studi dokumentasi rekam medik Hasil setelah dilakukan tindakan keperawatan ditemukan 4 diagnosa pre operasi yaitu bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan nafas, penurunan kapasitas adaptif intrakranial berhubungan dengan edema serebral, nyeri akut berhubungan dengan terputusnya kontinuitas tulang, risiko infeksi dibuktikan dengan tanda rubor dan tumor. Ditemukan 3 diagnosa post operasi yaitu bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan napas, penurunan kapasitas adaptif intrakranial berhubungan dengan edema serebral, risiko infeksi dibuktikan dengan luka insisi. Kesimpulan evaluasi diagnosa yang teratasi sebagian yaitu risiko infeksi dibuktikan dengan tanda rubor dan tumor, dan risiko infeksi dibuktikan dengan luka insisi.
References
Andrianary, M., & Antoine, P. (2019). Asuhan Keperawatan Cedera Otak Berat Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif. 2, 89.
CDC, & NCIPC. (2015). Traumatic Brain Injury in News and Social Media. Centers for Disease Control and Prevention.
Dewan, M., Rattani, A., Gupta, S., Punchak, M., & Agrawal, A. (2018). Estimating the global incidence of traumatic brain injury. Neurosurgery, 130(4). https://doi.org/https://doi.org/10.3171/2017.10.JNS17352
Guideline Nice. (2018). Rehabilitation After Traumatic Injury. In National Institute for Health and Care Excellence.
Ikhda, U., Bintari, K. R., Dewi, N. K., & Suryanto, D. R. (2017). Buku Ajar Keperawatan Gawat Darurat pada Kasus Trauma (U. Tri & Suslia Aklia (eds.)). Salemba Medika.
Ilhamsyah. (2022). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Trauma Kepala Post Operasi Kraniotomi Dengan Hipertermia Menggunakan Intervensi Kompres Hangat. Kesehatan, 15.
Jijilian, A. (2021). Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Ny.Y.T Dengan Cedera Kepala Berat di ICU RS Bhayangkara Kupang. Karya Tulis ILmiah.
Mascia, L. (2009). Cedera Paru Akut pada Pasien Cedera Otak Parah.
Morton, P. G., Fontaine, D., Hudak, C., & Gallo, B. (2013). Keperawatan Kritis Volume 2 Pendekatan Asuhan Holistik (N. B. Subekti, E. K. Yudha, D. Yulianti, Nurwahyu, & R. P. Kapoh (eds.); 8th ed.). Buku Kedokteran EGC.
Padila. (2012). Keperawatan Medikal Bedah (Haiki (ed.); 1st ed.). Nuha Medika.
Priambodo, A. P., & Ibrahim, K. (2016). Pengkajian Nyeri pada Pasien Kritis dengan Menggunakan Critical Pain Observation Tool ( CPOT ) di Intensive Care Unit ( ICU ) Pain Assessment among Critically Ill Patients using the Critical Pain Observation Tool ( CPOT ) in the Intensive Care Unit. Keperawatan Padjajaran, 4. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jkp.v4i2.239
Purwati, S., Fatoni, I., & Wijayanti, D. (2020). by Sri Tutut Purwati. Asuhan Keperawatan Pada Klien Cedera Otak Berat Dengan Masalah Perubahan Perfusi Jaringan Serebral Di Ruang HCU RSUD Bangil Pasuruan.
Rajajee, V., & Williamson, C. (2021). Traumatic brain injury: Epidemiology, classification, and pathophysiology. 29 Maret 2021; UpToDate.
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018 Provinsi Jawa Timur. 1–82.
Rusdiana, A. (2018). Asuhan Keperawatan Dengan Cedera Kepala Berat.
Satyanegara, Arifin, Z., Hasan, R., Abubakar, S., Yuliatri, N., Prabowo, H., Sionno, Y., Widjaya, I., & Rahardja, R. (2014). Ilmu Bedah Saraf Satyanegara Edisi 5 (Mulyono (ed.); 5th ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.
SDKI, T. pokja. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (1st ed.). Dewan Pengurus Pusat.
Siska handayani. (2017). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Cedera Kepala Di Ruang HCU Bedah RSUP dR. M. Djamil Padang. Pustaka.Poltekkes-Pdg.Ac.Id.
Supraptini, N., & Wahidin. (2020). Penerapan Teknik Head Up 30 Derajat Terhadap Peningkatan Perfusi Jaringan Otak Pada Pasien Cedera Kepala Sedang. Nursing Science Journal (NSJ), 1, 7–13.
V.A.R.Barao, R.C.Coata, J.A.Shibli, M.Bertolini, & J.G.S.Souza. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diagnosa Medis Cedera Otak Berat DI Ruang ICU IGD Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya. Braz Dent J., 33(1), 1–12.
Wijaya, A., & Putri, Y. (2013). KMB 2 Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan Dewasa) (Haiki (ed.); 1st ed.). Nuha Medika.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Septi Yusva Anggeini, Dhian Luluh Rohmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




