HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA KONSUMSI NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA
DOI:
https://doi.org/10.54004/jikis.v9i2.43Keywords:
hipertensi, pola konsumsi natrium, tekanan darah, tingkat pengetahuanAbstract
Pendahuluan: Pola konsumsi natrium dan tingkat pengetahuan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tejadinya peningkatan tekanan darah. Di Puskesmas Cempaka hipertensi menduduki peringkat pertama penyakit terbanyak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pola konsumsi natrium dengan tekanan darah pada penderita hipertensidi wilayah kerja Puskesmas Cempaka tahun 2021. Penelitian ini menggunakan Metode: analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional, Jumlah populasi 764 orang dan sampel 88 orang. Teknik pengambilan purposive sampling. Variabel bebas (tingkat pengetahuan dan pola konsumsi natrium) dan variabel terikat (tekanan darah pada penderita hipertensi). Instrumen berupa angket. Uji yang digunakan Rank Spearman. Hasil: Mayoritas tekanan darah menunjukkan hipertensi stage 2 (TD 160-180 mmHg) sebanyak 65,9%, berpengetahuan kurang sebanyak 54,5% dan pola konsumsi natrium kurang baik sebanyak 67,0%. Kesimpulan: ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan pola konsumsi natrium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: Direkomendasikan kepada tenaga kesehatan dan puskesmas dapat memberikan informasi sebagai pengetahuan bagi penderita hipertensi tentang hipertensi dan pola konsumsi natrium guna meminimalisir dan menghindari terjadinya komplikasi.
References
Apriadji. 2007. Makan Enak Untuk Hidup Sehat, Bahagia dan Awet Muda. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Budiarto. 2004. Metodelogi Penelitian Kedokteran. Jakarta: EGC.
Badan Pusat Statistik Kecamatan Cempaka. 2019. Laporan Sepuluh Penyakit Terbanyak Di Puskesmas Kecamatan Cempaka.
Dirhan. 2012. Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Ketaatan Berobat Dengan Derajat Sistole Dan Diastole Pasien Hipertensi Di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Farmasi. 3(1).
Depkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Kowalski, E. R.. 2010. Terapi Hipertensi Program 8 Minggu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dan Mengurangi Risiko Serangan Jantung Dan Stroke Secara Alami. Bandung: Qanita.
Mahmuddah. 2015. Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Kelurahan Sawang Baru Kota Depok Tahun 2015.Skripsi.
Norhasanah. 2019. Hubungan Aktivitas Fisik, Pola Makan Dan Pengetahuan Dengan Status Hipertensi Pada Pengunjung Di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin, Poltekes Negeri Banjarbaru. Skripsi.
Nina Arum. 2016. Hubungan Asupan Lemak, Asupan Natrium Dan Status Gizi Dengan Tekanan Darah Sistolik Pada Wanita Pralansia di Pos Kesehatan Lansia Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Puskesmas Cempaka. 2020. Profil Penderita Hipertensi Dari Bulan Januari – Juli.
Rina. Kundre. 2014. Hubungan Indek Massa Tubuh Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Poliklinik Hipertensi Dan Nefrologi BLU RSUP Prof. Dr. RD. Kandou. Manado. Universitas Sam Ratulangi. Skripsi
Yuni. 2001. Hubungan Antara Pengetahuan tentang Hipertensi dengan Tingkat Konsumsi Gizi dan Kaitannya dengan Tekanan Darah pada Penduduk Wanita Dewasa di Desa Sawojajar Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang
World Health Organization. 2015. A Global Brief On Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Crisis.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Diana Hardiyanti, Nanda Yuliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













