INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR PINGGANG, DAN AKTIVITAS FISIK SEBAGAI DETERMINAN KEJADIAN HIPERURISEMIA PADA USIA DEWASA
DOI:
https://doi.org/10.54004/jikis.v13i2.398Keywords:
indeks massa tubuh, lingkar pinggang, aktivitas fisik, dewasa, asam uratAbstract
Pendahuluan: Hiperurisemia adalah kondisi meningkatnya kadar asam urat akibat kelebihan produksi atau penurunan ekskresi, dan prevalensinya terus meningkat seiring perubahan gaya hidup, pola makan tinggi purin, obesitas, serta rendahnya aktivitas fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar pinggang, dan aktivitas fisik dengan kejadian hiperurisemia pada usia dewasa. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan mengukur hubungan IMT, lingkar pinggang, dan aktivitas fisik terhadap angka kejadian hiperurisemia pada usia dewasa, sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, sebanyak 49 responden. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner pengukuran aktivitas fisik, pemeriksaan fisik pengukuran IMT dan lingkar pinggang serta pemeriksaan asam urat. Data dianalisis dengan uji korelasi Chi-square. Hasil: Kejadian hiperurisemia ditemukan pada responden dengan status gizi overweight dan obesitas (24,5%), serta meningkat pada individu dengan lingkar pinggang besar (14,3%) dan aktivitas fisik rendah (18,4%). Uji statistik menunjukkan hubungan yang bermakna antara IMT, lingkar pinggang, dan aktivitas fisik dengan kejadian asam urat (p < 0,01). Kesimpulan: Obesitas dan aktivitas fisik rendah merupakan faktor determinan penting terhadap kejadian Hiperurisemia. Saran: Masyarakat diharapkan menjaga berat badan ideal, mengontrol lingkar pinggang, dan meningkatkan aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan hiperurisemia
References
Afzal, M. et al. (2025) Gout. National Center for Biotechnology Information.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (2023) Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Jakarta. Available at: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/.
Feng, X. et al. (2022) ‘The Association Between Hyperuricemia and Obesity Metabolic Phenotypes in Chinese General Population: A Retrospective Analysis’, Frontiers in Nutrition, 9. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fnut.2022.773220.
George, C., Leslie, S.W. and Minter, D.A. (2023) Hyperuricemia. National Center for Biotechnology Information.
Lohr, J.W. (2024) Hyperuricemia. Medscape.
Ninsi, T.N.A. (2020) Hubungan antara indeks massa tubuh dan lingkar pinggang dengan kadar asam urat darah di Posbindu wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu. Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Available at: https://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/518/1/SKRPSI SEMHAS TIRTA NADI A.pdf.
Nurlia, D. (2018) Hubungan lingkar pinggang dengan kejadian hiperurisemia pada laki-laki usia 30–50 tahun. Universitas Trisakti.
Park, D.Y. et al. (2019) ‘The association between sedentary behavior, physical activity and hyperuricemia’, Vascular Health and Risk Management, 15, pp. 291–299. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.2147/VHRM.S200278.
Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten (2024) ‘Pola makan pada penderita asam urat’. Available at: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3600/pola-makan-pada-penderita-asam-urat#:~:text=Prevalensi asam urat di Indonesia,tahun sebesar 18%2C9%25.
Verawati, B., Yanto, N. and Rahayu, S. (2020) ‘Hubungan konsumsi protein, status gizi dengan kejadian gout arthritis’, Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 4(1), pp. 63–69.
Yuanta, Y., Laeli, H.U. and Firdaus, A.W. (2023) ‘Hubungan Aktivitas Fisik, Asupan Purin Dan Status Gizi Terhadap Kadar Asam Urat Pasien Hiperurisemia’, HARENA: Jurnal Gizi, 4(1), pp. 2774–7654. Available at: https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.25047/harena.v4i1.4580.
Zhang, T., Liu, W. and Gao, S. (2024) ‘Exercise and hyperuricemia: An opinion article’, Annals of Medicine, 56(1), pp. 1–5. Available at: https://www.tandfonline.com/doi/10.1080/07853890.2024.2396075.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Nisa Dewanti, Meli Diana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













