HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI

Authors

  • Noorhidayah Noorhidayah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Elsi Setiandari Lely Octaviana UNISKA
  • Rizqi Amalia Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia
  • Norfai Norfai Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54004/jikis.v13i1.312

Keywords:

Dietary pattern, Role of health workers, Hypertension

Abstract

Pendahuluan: Pola makan berperan langsung terhadap pengaturan tekanan darah. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat menjadi pemicu atau pelindung terhadap penyakit hipertensi. Begitu juga peran Petugas kesehatan (dokter, perawat, bidan, nutrisionis) memiliki peran strategis dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola makan dan peran petugas kesehatan dengan kejadian penyakit hipertensi.  Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan desain cross sectional dengan besar sampel 92 responden. Instrumen yang di gunakan  kuesioner pola makan dan peran petugas kesehatan. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada responden sebagian besar dengan tekanan darah normal sebanyak 47 (51,1%) responden. Responden dengan pola makan baik dengan tekanan darah normal sebanyak 36 orang (64,3%), Peran Petugas Kesehatan berada pada kategori tinggi sebanyak 35 orang (63,6%). Ada hubungan pola makan dengan kejadian penyakit hipertensi dngan p-value 0,003 dan peran petugas dengan p-value 0,006. Kesimpulan: kesimpulan penelitian ini yaitu pola makan dan peran petugas kesehatan yang baik dapat menurunkan angka kejadian penyakit hipertensi di Puskesmas X. Saran: Diperlukan peran petugas kesehatan melalui suatu program edukasi penyuluhan kesehatan di masyarakat tentang hipertensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan dan menjaga pola makan yang sehat.

References

Almatsier, S., (2019). Gizi Seimbang untuk Hidup Sehat. Jakarta: Gramedia.

Carretero, O. A., & Oparil, S. (2023). Essential hypertension. Part I: Definition and etiology. Hypertension, 81(2), 155–165. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.122.19465

Ekasari, L., (2021). Pengaruh pola makan terhadap kesehatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Filippini, T., Malavolti, M., Borrelli, F., et al. (2023). Dietary sodium intake and blood pressure: A systematic review and dose-response meta-analysis of prospective studies. Circulation, 147(3), 168–180. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.122.05999

Hastuti, A.F., (2019). Hipertensi. Lakeisya.

Juliana I., Henni K., Fitriani U., Usman. (2024). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif (15 – 59 Tahun). Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 5 (1), 138-148.

Kamriana, Sumarmi, Oktaviana, D. and Hismawati, H., (2024). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 10(1), pp.127–131. https://doi.org/10.33023/jikep.v10i1.1942Whelton, P. K., et al. (2018). "2017 ACC/AHA Hypertension Guidelines." Hypertension, 71(6), e13–e115.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), (2018). Hipertensi si pembunuh senyap. Jakarta: Informasi.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Petunjuk teknis Posbindu PTM dan Prolanis. Jakarta: Direktorat P2PTM, Kemenkes RI.

Lestari, E., & Nugroho, H. S. (2023). Peran petugas kesehatan dalam peningkatan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 45–52. https://doi.org/10.7454/jki.v26i1.1412

Mangkunegara, A. A., (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya

Masnah, Abidin, Darmawan U., (2020). Hubungan Antara Motivasi Dengan Kinerja Tenaga Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Lakessi Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan. 3 (3) : 421-431.

Mente, A., O’Donnell, M., Rangarajan, S., et al. (2023). Associations of urinary sodium and potassium with blood pressure and cardiovascular events. New England Journal of Medicine, 388(9), 813–823. https://doi.org/10.1056/NEJMoa2301047

Minarti, A.W., Yuli, H. and Fika, M., (2023). Determinasi karakteristik responden dan lingkungan sosial kejadian hipertensi di UPT Puskesmas Teluk Betung Kabupaten Banyuasin tahun 2023. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), pp.254–265.

Monteiro, C. A., Moubarac, J. C., Cannon, G., et al. (2023). Ultra-processed products are becoming dominant in the global food system. Obesity Reviews, 24(1), e13419. https://doi.org/10.1111/obr.13419

Norita E, Harokan A, Gustina E., (2023). Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Puskesmas Beringin Kabupaten Muara Enim Tahu 2023. JKSP, 6(2):331-341.

Notoatmodjo, S., (2019). Promosi kesehatan & ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhayati, U.A., Andry, A. and Farhan, S., (2024). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap kejadian hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 1(11), pp.363–369.

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (DHI), (2020). Pedoman tatalaksana hipertensi pada penyakit kardiovaskular.

Prasetya, A. R., Wardani, D., & Sari, N. (2023). Efektivitas edukasi oleh petugas kesehatan terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat berisiko hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 100–108. https://doi.org/10.15294/kemas.v18i2.13245

Sari, L., (2017). Hipertensi dan dampaknya terhadap kesehatan ginjal. Jakarta: Penerbit Kesehatan.

Supariasa, N., (2019). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran.

Syafriani A, Nia A. (2021). Hubungan Pengetahuan Lansia Tentang Hipertensi Dengan Upaya Pengendalian Pola Makan Di Posyandu Lansia Langgini Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2021. Skripsi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Wahyuni, S., (2022). Pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Perawatan Hitu. Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), pp.91–98.

Walida, S.H., A. K. and F. A., (2022). Hubungan pengetahuan dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin tahun 2022. Skripsi, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin.

Whelton, P. K., Carey, R. M., et al. (2017). 2017 ACC/AHA Guideline for the prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults. Journal of the American College of Cardiology, 71(19), e127–e248. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2017.11.006

Williams, B., Mancia, G., et al. (2023). 2023 ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal, 44(10), 1065–1111. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehad141

World Health Organization (WHO), (2022). World health statistics 2022 (Monitoring health of the SDGs). [online] Available at: http://apps.who.int/bookorders [Accessed 18 Jun. 2025].Kemenkes RI. 2018. Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Jakarta : Informasi

World Health Organization (WHO). (2023). Hypertension factsheet. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Yugiantoro, M., (2021). Pendekatan klinis hipertensi. In: Buku Ajar Penyakit Dalam. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

World Health Organization (WHO). (2023). Sodium intake and health. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/salt-reduction

Published

2025-06-29

How to Cite

Noorhidayah, N., Elsi Setiandari Lely Octaviana, Amalia, R., & Norfai, N. (2025). HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 13(1), 44-51. https://doi.org/10.54004/jikis.v13i1.312