Pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan Aromaterapi Lavender Terhadap Nilai Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
The Effect of Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Lavender Aromatherapy on Random Blood Glucose Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus
DOI:
https://doi.org/10.54004/jikis.v14i1.510Keywords:
diabetes melitus tipe 2, gula darah sewaktu, progressive muscle relaxation, aromaterapi lavenderAbstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan aromaterapi lavender merupakan terapi nonfarmakologis yang berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah melalui penurunan respons stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PMR dan aromaterapi lavender terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Temindung Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima terapi PMR dan aromaterapi lavender selama tujuh hari, sedangkan kelompok kontrol memperoleh terapi farmakologis sesuai standar. Kadar gula darah sewaktu diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glukometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test atau Wilcoxon serta independent t-test atau Mann-Whitney sesuai distribusi data. Hasil: Kelompok intervensi mengalami penurunan kadar gula darah sewaktu yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kesimpulan: PMR dan aromaterapi lavender efektif menurunkan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 dan berpotensi menjadi terapi pendamping nonfarmakologis di pelayanan kesehatan primer.
References
Davari, H., Ebrahimian, A., Rezayei, S., & Tourdeh, M. (2021). The effect of lavender aromatherapy on sleep quality and physiological indicators in patients after cabg surgery: A clinical trial study. Indian Journal of Critical Care Medicine, 25(4), 429–434. https://doi.org/10.5005/jp-journals-10071-23785
Dinas Kesehatan Kota Samarinda 2024. (2024). Dinas Kesehatan Kota Samarinda pada tahun 2024. 2, 306–312.
Febrinassri Putri R. et al, 2020. (n.d.). Buku saku diabetes melitus untuk awam, 2020.
Gumantara, M. P. B., Oktarlina, R. Z., Farmakologi, B., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2017). Perbandingan Monoterapi dan Kombinasi Terapi Sulfonilurea-Metformin terhadap Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Comparison of Monotherapy and Sulfonylurea-Metformin Combination Therapy to Patient with Type 2 Diabetes Mellitus.
IDF. (2021). International Diabetes Federation. In Diabetes Research and Clinical Practice (Vol. 102, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Kemenkes. RI. (2022). Peraturan Mentri Kesehatan Ri Nomor 24 Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 8.5.2017, 2003–2005.
Lestari Indah N, et al. (2025). Journal of Scientific Research in Medical and Biological Sciences lavender aromatherapy intervention in sugar level management blood in elderly people with type ii. 6(1), 26–32.
Mardiyah, R. N., Cahyati, Y., Aryanti, D., & Kuswandi, A. (2025). The Combination of Progressive Muscle Relaxation and Aromatherapy on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes. 03(03), 101–108.
Nur, H. A., & Anggraini, S. (2022). Pemberian Progressive Muscle Relaxation terhadap stres dan penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 6(1), 25–34. https://doi.org/10.33655/mak.v6i1.127
Nurani, R. D. (2023). Progressive muscle relaxation ( pmr ) untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 pendahuluan. 5(1), 38–45.
Nurjannah, M., & Asthiningsih, N. W. W. (2023). Hipoglikemi pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. In Jawa Tengah : Pena Persada.
Pratama, A. (2025). Mekanisme kerja obat anti diabetes golongan biguanid dan sulfonilurea tinjauan kimia medisinal. 9(20), 2981–2986.
Samuel, F., Sauriasari, R., Riyadina, W., Bahana, I., & Penelitian, B. (2021). Fenomena Pengaruh Terapi Farmakologi Terhadap Kepatuhan Berobat dalam Perspektif Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Fakultas Farmasi , Universitas Indonesia Phenomenon of Pharmacological Therapy Effect on Medicine Adherence in Type 2 Diabetes Mellitus Patients ’ s Perspective. 8(2), 69–77.
Septiawan, T., Zulaikha, F., Amir, H., Permana, I., Yuniarti, F. A., Sureskiarti, E., Zulaikha, F., Safrudin, B., & Rusni Masnina, R. (2024). Effect of self reiki and slow deep breathing on blood pressure of patients with hypertension.
Setiawan, A. (2023). Perbedaan efektivitas antara penggunaan obat antidiabetes oral tunggal dan kombinasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit citra husada jember.
SKI. (2023). Laporan Tematik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023: Potret Indonesia Sehat. Kementerian Kesehatan RI.
Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46.
Widyastuti, Y., & Indraswati, I. (2025). Effectiveness of Lavender Aromatherapy and Sleep Hygiene Combination on Reducing Blood Sugar Levels in Patients with Diabetes Mellitus : Quasi-Experimental Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Sleep Hygiene terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus : Kuasi- Eksperimental. 806–814.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Miftahul Arzaaq, Taufik Septiawan, Thomas Ari Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













