Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis pada Petani Padi di Wilayah Kerja Puskesmas Montasik
Factors Associated with the Incidence of Dermatitis in Rice Farmers in the Montasik Community Health Center Work Area
DOI:
https://doi.org/10.54004/jikis.v14i1.525Keywords:
APD, dermatitis, personal hygiene, pestisida, petaniAbstract
Pendahuluan: Paparan pestisida pada petani padi yang tidak sesuai prosedur berisiko menyebabkan dermatitis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan pestisida dan faktor terkait dengan kejadian dermatitis pada petani padi di Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain case-control melibatkan 63 responden yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow dengan perbandingan kasus:kontrol 1:2, terdiri atas 21 petani dengan dermatitis dan 42 tanpa dermatitis. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner pada 25–27 Agustus 2025 dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar responden menggunakan APD tidak lengkap (54%), memiliki personal hygiene baik (54%), cara penyemprotan memenuhi syarat (63,5%), pengetahuan kurang baik (50,8%), menggunakan banyak jenis pestisida (63,5%), dan memiliki masa kerja baru (52,4%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara penggunaan APD (p=0,001; OR=9,750), personal hygiene (p=0,001; OR=10,625), pengetahuan (p=0,001; OR=21,192), cara penyemprotan (p=0,001; OR=16,000), jumlah jenis pestisida (p=0,001; OR=22,000), serta masa kerja (p=0,032; OR=3,250) dengan kejadian dermatitis. Kesimpulan: Penggunaan APD, personal hygiene, pengetahuan, cara penyemprotan, jumlah jenis pestisida, dan masa kerja berhubungan signifikan dengan kejadian dermatitis pada petani padi.
References
Akbar. H. (2020). Hubungan Personal Hygiene dan Pekerjaan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 1-5.
Ali. H. Nurmayanti. D. Rasyid. N. Q. Islawati. I. Elsa. L. Prianti. I. A. & Muawanah. M. (2024). Toksikologi lingkungan dan industri. CV Eureka Media Aksara.
Amin. N. R. (2022). Determinan Keracunan Pada Petani Sayur Pengguna Pestisida Di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. Brazilian Dental Journal, 33(1), 1–12.
Anas. A. S. Umar. F. & Laba. S. B. (2025). Analisis Risiko Paparan Pestisida Pada Petani Di Desa Kolono Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali. Preventif Journal, 10(1).
Anggraini. D. I. Fitria. S. & Diana. M. (2020). Hubungan Faktor Risiko Dermatitis Kontak pada Petani. Jurnal Kesehatan, 11(1), 101-107.
Boedeker. W. Watts. M. Clausing. P. & Marquez. E. (2020). RETRACTED ARTICLE: The global distribution of acute unintentional pesticide poisoning: estimations based on a systematic review. BMC Public Health, 20(1), 1875.
Dermawan. A. (2022). Sistem Mawah Dan Kesejahteraan Petani Padi Di Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar. JIM EKP, 7(1), 1–10.
Dinkes Aceh Besar. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Dinas Kesehatan Aceh Besar.
Engelbertin. N. P. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Dermatitis Di Padukuhan Setan, Kalurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. In Doctoral Dissertation,. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada.
Grandjean, P. (2016). Paracelsus Revisited: The Dose Concept in a Complex World. Basic and Clinical Pharmacology and Toxicology, 119(2), 126–132. https://doi.org/10.1111/bcpt.12622
Harahap. P. S. (2020). Paparan Pestisida Pada Petani. Zahir Publishing.
Ihsan. F. Zakaria. R. & Zukifli. Z. (2022). Analisis faktor risiko dalam penggunaan pestisida terhadap keluhan kesehatan pada petani sawah di gampong layan kecamatan tangse kabupaten pidie tahun 2022. Jurnal Impresi Indonesia, 1(6), 646-658.
Kuncoro. B. A. & Pertiwi. K. D. (2026). Hubungan Paparan Pestisida dan Risiko Pencemaran Lingkungan Kerja dengan Keluhan Kesehatan pada Teknisi Pengendalian Vektor Sektor Komersial. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(1), 34-43.
Mahyuni. E. L. Harahap. U. Harahap. R. H. & Nurmaini. N. (2021). Pesticide toxicity prevention in farmer’s community movement. Open Access Macedonian Journal Of Medical Sciences, 9, 1–7.
Pertanian. K. (2020). Pestisida untuk pertanian dan kehutanan Indonesia. Direktorat Pupuk Dan Pestisida,. In Direktorat Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian (Vol. 2, p. 343.). Kementrian Pertanian,.
Pratiwi. H.Yenni. M. & Mirsiyanto. E. (2022). Faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontak pada petani di wilayah kerja puskesmas Paal Merah II. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3415-3420.
Putri. F. (2025). Hubungan Personal Hygiene, Paparan Pestisida, Dan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Petani Di Desa Lara. Indonesian Journal of Science and Public Health, 2(3), 302–311.
Rahmatika. A. Saftarina. F. Anggraini. D. I. & Mayasari. D. (2020). Hubungan Faktor Risiko Dermatitis Kontak pada Petani [Internet]. Jurnal Kesehatan. Online., Vol. 11.
Rosalina. D. I. (2022). Penerapan dalam pembangunan pertanian modern di indonesia yang sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan. SEMAGRI, 3(1).
Savitra. R. A. D. Nurainiwati. S. A.. & Mandiricha. T. (2025). Hubungan Frekuensi Dan Durasi Pajanan Pestisida Dengan Kejadian Gejala Dermatitis Kontak Iritan Pada Petani Apel Di Desa Tulungrejo Kota Batu. Indonesian Journal of Health and Psychology (IJOHAP), 1(2), 172–181.
Sulasmi. S. Fitra. N. & Budirman. B. (2022). Hubungan Penyakit Kulit Terhadap Paparan Pestisida Petani Bawang Merah Desa Tampo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 22(2), 312-323.
Sumita. N. M. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Petani Padi di Desa Balerejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Jurnal Skripsi, 1–75.
Tallo. Y. T. Littik. S. K. & Doke. S. (2022). Gambaran Perilaku Petani Dalam Penggunaan Pestisida Dan Alat Pelindung Diri Terhadap Keluhan Kesehatan Petani Di Desa Netenaen Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan, 11(1), 64–80.
Togatorop. E. R. (2026). Kimia pertanian. Zahir Publishing.
Ulva. F. Rizyana. N. P. & Rahmi, A. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Gejala Keracunan Pestisida Pada Petani Penyemprot Pestisida Tanaman Holtikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok tahun 2019. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(3), 501.
WHO. (2022). Pesticide residues in food. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pesticide-residues-in-food
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Rahmawati, Anwar Arbi, Wardiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













