Analisis Kebutuhan Tempat Tidur Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson

Analysis of Inpatient Bed Requirements Based on the Barber-Johnson Graph

Authors

  • Syifa Annisa Program Studi Rekam Medis dan Informasi kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Indonesia
  • Etanaulia Marsim Program Studi Rekam Medis dan Informasi kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Indonesia
  • Yessiana Lutfia Bahri Program Studi Rekam Medis dan Informasi kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Indonesia
  • Susilo Setiawan Program Studi Rekam Medis dan Informasi kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Pringsewu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54004/jikis.v14i1.444

Keywords:

grafik barber johnson, mutu, rawat inap

Abstract

Pendahuluan: Mutu pelayanan rumah sakit dinilai dari berbagai aspek. Salah satu aspek dalam menilai mutu adalah mengukur tingkat kebutuhan tempat tidur, dimana dalam mengukur kebutuhan tempat tidur dapat dilakukan dengan dua metode yakni metode Depkes dan metode Barber Johnson. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan tempat tidur di Triwulan Ke-III dari bulan Juli, Agustus, dan September pada Rumah Sakit X tahun 2025 dengan Grafik Barber Johnson dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Metode: Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif dengan desain retrospektif, dengan populasi data sensus harian rawat inap tahun 2025 dengan teknik sampling purpusive sampling, observasi serta penggunaan data sekunder berupa sensus harian rawat inap pada bulan Juli, Agustus, dan September. Hasil: Meliputi Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 89,54 %, 89,83%, dan 79,66%, Averange Length Of Stay (AvLOS) sebesar 3,46 hari, 3,74 hari, dan 2,82 hari, Turn Over Interval (TOI) sebesar 0,40 hari, 0,42 hari, dan 0,72 hari serta Bed Turn Over (BTO) sebesar 23,92 kali. Kesimpulan: Berdasarkan metode Grafik Barber Johnson indikator parameter senantiasa fluktuatif setiap bulannya dan hanya angka BOR, AvLOS, dan BTO  saja yang memasuki standar efisiensi. Sedangkan, angka TOI  belum memasuki standar efisiensi. Hal tersebut menunjukkan bahwasannya mutu pelayanan rumah sakit belum cukup baik.

References

Agustini, N. R. J., & Pujilestari, I. (2024). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Pada Unit Pelayanan Rawat Inap Gedung A Berdasarkan Grafik Barber Johnson Di RSUD Cililin. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 7138–7151.

Amin, M., Indrawati, Y., & Arifin, Z. (2025). Analisis Grafik Barber Johnson untuk Peningkatan Pelayanan dan Pemasaran Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 11(1), 212–222.

Athirah, Z., Kholili, U., Maimun, N., Trisna, W. V., & Hasanah, S. (2024). Tinjauan Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Jhonson Di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2018 – 2020. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 03(01), 30–45.

Cahyawati, N., & Djasri, H. (2025). Analisis Kasus Kematian Rawat Inap Di RSAU dr. Efram Harsana Magetan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 28(03), 72–76.

Defiyanti, S. P., Setiatin, S., & Susanto, A. (2021). Analisis Trend Dan Grafik Barber Johnson Pada Efisiensi Tempat Tidur Di Rumah Sakit X Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 6(2), 119–130. https://doi.org/10.52943/jipiki.v6i2.576

Fatkhurohman, M. F., Dewi, D. R., Indrawati, L., & Putra, D. H. (2025). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2024. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(3), 2298–2307. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2314

Fitriani, D., Utami, N. D., & Sari, I. (2022). Efisiensi Pelayanan Ruang Isolasi Covid-19 Berdasarkan Teori Barber Johnson. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1), 77–82. https://doi.org/10.33846/sf13114 Efisiensi

Fitriani, Z., Susanti, F. A., & Hardiana, H. (2023). Efisiensi Pengelolaan Tempat Tidur Instalasi Rawat Inap Menggunakan Grafik Barber Johnson Di Rumah Sakit X Tahun 2023. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 7(1), 10–17. https://doi.org/10.32585/jmiak.v7i1.5058

Hassannah, A., Firdaus, A. Z., Andriyana, A., & Sutha, D. W. (2025). Gambaran Efisiensi Manajemen Tempat Tidur Di Rumah Sakit Umum X Sidoarjo Menggunakan Grafik Barber Johnson. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 13–20.

Hastuti, N. M., Lestari, T., Purnama, I., & Ferryana, E. (2024). Implementation of Medical Record Reporting at Ir Soekarno Sukoharjo Regional Hospital. Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM), 4(1), 1–6. https://doi.org/10.54877/ijhim.v4i1.165

Heltiani, N., & Lestari, E. D. (2021). Analisa Bed Trun Over (BTO) Di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu Periode 2019. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 112. https://doi.org/10.33560/jmiki.v9i2.312

Isnaini, N., Fitriani, A. D., Nuraini, Sudiro, & Anggraini, I. (2024). Penilaian Turn Over Interval (TOI) Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit. Jurnal Promotif Prefentif, 7(3), 494–503.

Johan, W., Andriani, R., & Mulyani, K. (2024). Pengaruh Jumlah Kunjungan , Lama Tinggal ( LOS ), dan Kepadatan IGD terhadap Mortalitas di IGD RS Tersier Kota Malang. Jurnal Cermin Dunia Kedokteran, 51(11), 613–616.

Kristijono, A., Saputro, N. T., & Triutomo, A. N. (2021). Statistik Fasyankes (A. Kristijono, N. T. Saputro, & A. N. Triutomo (eds.); 1st ed.). Politeknik Kesehatan Yogyakarta.

Mariana, C., Rois, A., Mukhsin, A., & Syarif, M. (2025). Efisiensi Pendayagunaan Tempat Tidur Berdasarkan Indikator Pelayanan Kesehatan Di Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Menara Medika, 8(1), 71–80.

Mendrofa, W. M., & Pasaribu, A. (2022). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur di Rs Elisabeth Medan Per Ruangan Berdasarkan Indikator Rawat Inap di Triwulan 1 Tahun 2022. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(4), 650–659. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i4.966

Nurhayati, E. U., Wulandari, S., & Habibi, M. (2023). Analisis Perancangan Nilai Standar Indikator Rawat Inap Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Berdasarkan Rumus Depkes. Journal Health Information Management Indonesia (JHIMI), 02(560), 47–52.

Permenkes No. 24 tahun. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.

Permenkes No.3 tahun. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020.

Pratama, B. A. (2025). Analisis Time Series Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Berdasarkan Grafik Barber Johnson di Rumah Sakit Umum Daerah Waras Wiris Kabupaten Boyolali Tahun 2019-2023. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 10(1), 13–20.

Pratama, B. A., Almira, T. Z., Bela, K. R., Amarsya, V., & Felani, D. A. (2025). Analisis Indikator Efisiensi Tempat Tidur Berdasarkan Grafik Barber Johnson di RSUD Dr . Saiful Anwar , Jawa Timur Tahun 2022 – 2024. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 10(2), 68–75.

Raharni, D. A., Djasri, H., & Ratmasari, D. (2023). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Mortalitas Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Akademik UGM. Jurnal Manajemen Kesehatan, 26(04), 149–163.

Rahmi, M. N., Fitriani, & Taswin. (2022). Gambaran Efisiensi Pelayanan Rawat Inap terhadap Indikator Grafik Barber Johnson di RSUD Kota Baubau Tahun 2019 – 2021. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 5(2), 117–136.

Sari, N., Nengsih, Y. G., Sitorus, M. S., Erlindai, & Tanjung, L. A. (2023). Sosialisasi Pemanfaatan Grafik Barber Johnson Dalam Meningkatkan Efesiensi Penggunaan Tempat Tidur Di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 1–9.

Septiyowati, S. A., Igiany, P. D., & Pertiwi, J. (2024). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 9(1), 90–99. https://doi.org/10.52943/jipiki.v9i1.1557

Sitanggang, F. L., & Yunengsih, Y. (2022). Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan Di RSAU Dr. M. Salamun. Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(2), 330–337.

Wiyazayanah, N., Syamsuddin, Asmaryadi, & Agustina. (2025). Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Melalui Analisis Bed Occupancy Rate (BOR) Tahun 2022-2024 Di RSKDIA Pertiwi Makassar. Jurnal Ilmu Kesehatan, 21(3), 2023–2026. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa

Published

2026-06-30

How to Cite

Annisa , S., Marsim, E. ., Bahri, Y. L. ., & Setiawan, S. . (2026). Analisis Kebutuhan Tempat Tidur Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson: Analysis of Inpatient Bed Requirements Based on the Barber-Johnson Graph. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 14(1), 29-38. https://doi.org/10.54004/jikis.v14i1.444