https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/issue/feed Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat 2024-06-18T11:05:42+00:00 Heryyanoor lppm@stikesintanmartapura.ac.id Open Journal Systems <p><img style="width: 250px; padding-right: 10px;" src="https://jurnalstikesintanmartapura.com/public/journals/1/journalThumbnail_en_US.png" align="left" /> <strong>Jurnal Ilmu Keseahatan Insan Sehat (JIKIS)</strong> was first published in June 2013 by the research and community service unit of the Intan Martapura Nursing Academy. In 2019, the Intan Martapura Nursing Academy changed to the Intan Martapura College of Health Sciences (STIkes).</p> <p>This journal is published twice a year, in June and December. The first issue up to June 9 was published in print and stored on the <a href="http://www.stikesintanmartapura.ac.id/index.php/repository" target="_blank" rel="noopener">repository page</a>. Starting in 2021, the Health Sciences Journal of Healthy Humans uses the Open Journal System (OJS) as its journal operational system.</p> <p>JIKIS has been accredited by <strong>Sinta 5</strong>, which publishes research articles related to the field of general health, especially health aimed at the community. This journal covers general health, namely Nursing, Hospital Administration, Midwifery, Pharmacy, Physiotherapy, Public Health, and other discussions related to the world of health.</p> https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/article/view/jikis1212415 HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KEJADIAN FATIGUE PADA ANAK DENGAN KANKER 2024-02-16T03:32:11+00:00 Sari Anggela sari.anggela@pkr.ac.id Usraleli usraleli@pkr.ac.id Kurniawati kurniawati@pkr.ac.id <p><strong>Pendahuluan:</strong> Kanker merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang angka kejadiannya terus meningkat. Kemoterapi menjadi pilihan terapi yang efektif dilakukan pada anak dengan kanker. Salah satu dampak kemoterapi adalah kelelahan (<em>fatigue</em>). Kualitas tidur pada anak selama fase kemoterapi juga terganggu. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur dengan kejadian<em> fatigue</em> pada anak kanker selama menjalani kemoterapi. <strong>Metode:</strong> Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan mengukur hubungan kualitas tidur dengan <em>fatigue</em> pada anak umur 6-18 tahun (n=60) selama menjalani kemoterapi, instrumen yang digunakan adalah <em>Allen</em><em>’</em><em>s childhood fatigue scale</em> dan Skala GATIA. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Pearson. <strong>Hasil:</strong> Hasil analisis menggunakan uji korelasi pearson dengan tingkat kemaknaan 95% menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan <em>fatigue</em> <em>p value </em>0,02 (p &lt; 0,05). <strong>Kesimpulan</strong>: Ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian <em>fatigue </em>pada anak dengan kanker.<strong> Saran:</strong> Penting bagi perawat memberikan intervensi untuk meningkatkan kualitas tidur sehingga mengurangi <em>fatigue </em>pada anak.</p> 2024-06-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Sari Anggela, Usraleli, Kurniawati https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/article/view/jikis12124612 ANALISIS FAKTOR KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMOTAN KABUPATEN MALANG 2024-05-07T15:08:28+00:00 Kurniawan Erman Wicaksono kurniawan_erman@polije.ac.id Sena Wahyu Purwanza sena.wahyu34@gmail.com Ida Nurmawati idanurmawati@hmail.com Pascawati Savitri Universitari pascawatisu@hmail.com <p><strong>Pendahuluan:</strong> <em>Stunting,</em> yang sering kali terjadi pada anak usia balita karena kurangnya asupan makanan yang mencukupi secara berkepanjangan, merupakan masalah gizi yang serius. Sebagian besar kasus <em>stunting </em>terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. <strong>Tujuan</strong><strong>: </strong>Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya <em>stunting </em>di Wilayah Kerja Puskesmas Pamotan Kabupaten Malang. <strong>Metode</strong><strong>: </strong>Metode penelitian yang digunakan yaitu analitik observasional dengan desain penelitian <em>cross sectional. </em>Pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling </em>dengan jumlah sampel 65 responden. Analisis yang digunakan yaitu regresi logistik ganda. <strong>Hasil</strong><strong>: </strong>Hasil uji statistic regresi logistic ganda menunjukkan bahwa pendidikan <em>siq-a</em> (0,016), pengetahuan <em>siq-a</em> ( 0,425), Pendapatan <em>siq-a</em> (0,596), status gizi <em>siq-a</em> (0,136), riwayat penyakit anak <em>siq-a</em> (0,007), riwayat peyerta kehamilan <em>siq-a</em> (0,000), ASI eksklusif <em>siq-a</em> (0,354) dengan tingkat keeratan <em>r-square</em> (0,590). <strong>Kesimpulan</strong><strong>:</strong> Terdapat 7 faktor yang mempengaruhi kejadian <em>stunting</em> yaitu pendidikan ibu, pengetahuan ibu, status gizi balita, riwayat infeksi bayi, dan riwayat ASI eksklusif, dan terdapat 4 faktor yang yang paling berpengaruh terhadap kejadian <em>stunting</em> yaitu tingkat pendidikan orang tua, riwayat penyakit kehamilan, riwayat penyakit infeksi anak, dan status gizi anak. <strong>Saran</strong><strong>:</strong> Perlu dilakukan penelitian dari masing-masing variabel yang kurang berpengaruh untuk mengidentifikasi peluang indikator-indikator didalamnya yang masih dapat memberikan pengaruh terhadap kejadian <em>stunting</em>.</p> 2024-06-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Kurniawan Erman Wicaksono, Sena Wahyu Purwanza, Ida Nurmawati, Pascawati Savitri Universitari https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/article/view/jikis121241318 PENGARUH PERILAKU MEROKOK TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PEKERJA DI BANDARA TJILIK RIWUT PALANGKARAYA 2024-03-12T04:22:58+00:00 Agus Mawardi aguskkppky@gmail.com Septian Mugi Rahayu septianmugirahayu@gmail.com Dian Mitra D.S. diansilalahi86@gmail.com <p><strong>Pendahuluan</strong>: Perilaku merokok adalah sesuatu yang dilakukan seseorang berupa membakar dan menghisapnya serta dapat menimbulkan asap yang dapat terisap oleh orang-orang di sekitarnya. Peningkatan kadar kolesterol sering dijumpai pada seseorang dengan perilaku merokok. <strong>Tujuan</strong>: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku merokok terhadap kadar kolesterol total pada pekerja di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. <strong>Metode</strong>: Desain quasi eksperimen digunakan dengan sampel sebanyak 20 responden pada kelompok eksperimen dan 20 responden pada kelompok kontrol yang diambil dengan teknik <em>total sampling.</em> Variabel pada penelitian ini adalah perilaku merokok sebagai variabel bebas dan kadar kolesterol sebagai variabel terikat. Data dikumpulkan menggunakan lembar<em> c</em><em>h</em><em>e</em><em>c</em><em>klist</em> dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. <strong>Hasil:</strong> Hasil analisis statistik<em> uji</em> <em>wilcoxon</em> didapatkan nilai <em>ρ-value </em> 0,000 (&lt; 0,005). <strong>Kesimpulan :</strong> Ada pengaruh yang signifikan antara perilaku merokok terhadap kadar kolesterol total <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em><strong><em>. </em></strong><strong>Saran:</strong> Kami merekomendasikan kepada tempat penelitian untuk mengedukasi pekerja di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya tentang bahaya merokok yang berkaitan dengan peningkatan kolesterol.</p> 2024-06-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Agus Mawardi, Septian Mugi Rahayu, Dian Mitra D.S. https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/article/view/jikis121241923 PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA 2024-05-15T23:41:40+00:00 Eliza Zihni Zatihulwani eliza@hmail.com Gevi Melliya Sari gevilie.lie@gmail.com Sylvie Puspita sylvie@hmail.com <p>Pada lansia terjadi beberapa penurunan fungsi tubuh, diantaranya adalah penurunan massa otot, kekuatan dari laju denyut jantung maksimal, dan terjadinya peningkatan kapasitas lemak tubuh. Lansia rentang sekali mengalami Hipertensi. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah berolahraga secara teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain one grup pre test – post design. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan hipertensi. Sample berjumlah 37 responden. Teknik pengambilan sample menggunakan <em>purposive sampling</em>. Intrumen yang digunakan adalah tensimeter dan lembar observasi. Uji analisis statistik menggunakan Uji <em>Paired T-Test</em>. Hasil <em>pre test</em> didapatkan hampir setengah responden mengalami hipertensi derajat 2 sebanyak 18 orang (49%) dan hasil <em>post test</em> setelah dilakukan senam hipertensi hampir setengah responden mengalami hipertensi derajat 1 sebanyak 17 orang (46%). Hasil uji statistik yang dilakukan dengan menggunakan <em>Uji Paired T-Test</em> diperoleh hasil nilai signifikan 0,000 yang berarti <em>P</em> &lt;0,05. Sehingga H1 diterima, ada pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah tinggi pada lansia. Perawat dapat memberikan edukasi serta motivasi mengenai latihan fisik seperti senam hipertensi pada lansia. Diharapkan lansia dengan hipertensi dapat melaksanakan kegiatan senam dan mengecek tekanan darah secara rutin sehingga tekanan darah dapat dikendalikan.</p> 2024-06-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Eliza Zihni Zatihulwani , Gevi Melliya Sari, Sylvie Puspita